"Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?"
"10 macam"
"Apa saja?"
1. "Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak
manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, "Berbagilah dengan manusia
dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan
kecuali tipuan." (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku
makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur
dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama
Allah.
2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan
orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah.
Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh
kepada syaithan.
3. Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang
yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
4.Aku minta agar
Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
5.Aku minta agar Allah
menjadikan pasar sebagai masjidku.
6.Aku minta agar Allah menjadikan syair
sebagai Quranku.
7.Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman
tidurku.
8.Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan
orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, "Orang - orang boros adalah saudara - saudara syaithan. " (QS Al-Isra : 27)
9.Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia
sementara mereka tidak bisa melihatku.
10.Dan aku minta agar Allah
memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah
menjawab, "silahkan", aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata: "Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda."
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana
dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul
yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada
seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab
untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia
adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang
yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam
kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat: "mereka
akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT" (QS
Hud :118 - 119). Juga membaca, " Sesungguhnya ketentuan Allah pasti
berlaku" (QS Al-Ahzab: 38)
Iblis lalu berkata: " Wahai Rasul
Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci
Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk
surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan
pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang
ingin aku sampaikan kepadamu.Dan aku tak berbohong.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar