Selasa, 21 Mei 2013

Bila kau mengenal-Nya, dgn pengenalan yang sempurna. Maka kau laksana embun yang menyejukan setiap insan, sikap, perbuatan dan perkataan-mu laksana seteguk air bagi musyafir yang dahaga, dipadang pasir. Menyejukan dan menyegarkan, memulihkan setiap sendi yg lelah dlm perjalanan. Hadirmu ditengah-tengah umat, laksana pelita bg hati yg berada dlm kegelapan, cahaya-mu begitu lembut memberi tuntunan (tanpa penekanan), bagaaikan mentari yg sll menyinari setiap pojok bumi hati setiap diri. Sungguh Indah bila embun dan cahaya mentari sdh terbit dlm diri kita, itulah makna dan arti dr "shalawat" yg sesungguhnya. Slm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar