JERIT HATI TKI (PULANG DI BANDARA SOETTA)
Kiriman: Some One
Dear Admin yang terhormat;; Betapa hati tidak pernah mengerti Ada apa dengan orang2 di bumi pertiwi Indonesia;
Dan Tujuan ceritaku adalah Bandara Soeta di jakarta;
Kebanyakan calo2 dari mereka Sama seperti kami Sama2 mencari rezeqi; Untuk menghidupi Keluarga suami anak dan Istri;
Satu hall yang tak mampu di mengerti;
Mengapa mereka tidak pernah amanah Dengan pekerjaan yang di geluti;
Pada saat2 rentan seperti ini;tiadanya devisa yang melancong ke luar negri (hususnya timur tengah )harusnya membuat mereka mawas diri; agar para devisa yang pulang tanpa jemputan merasa nyaman di antarkan melalui Bus damri untuk tujuan para tki;
Aq mempunyai keponakan yang pulang hari senin dan itu seminggu yang lalu;Dia pulang berniat memberikan kejutan pada keluarga tersayang dengan tiada memberikan kabar. Namun sayang kejutan yang dia dapatkan di terminal 2 dan 3 di terimanya bukan alang kepalang;
Seluruh barang bawaan di geladah oleh oknum perpakaian sipil dan secara paksa celananya pun di gunting; dengan paksa biar mengaku kalau ada uang yang di sembunyikan lebih ironi lagi dia tidak langsung d pulangkan sehari ato 2 hari kemudian tapi baru di pulangkan ke daerah tujuan(cianjur) sabtu malam kemarin, jadi genap seminggu di bandara.
Admin yang terhormat,
Inikah balas budi mereka pada kami yang secara tidak sadar memberikan kehidupan pada mereka, sayang hanya sedikit yang perduli, ika seperti ini bukankah berita akan tersebar bahwa buruknya perlakuan membuat kami enggan menggunakan travel dan memilih jemputan. Sadarkah mereka jika kelakuannya mengurangi penghasilan dan Rizqi mereka sendiri;
Duhai admin yang terhormat, ini adalah sekelumit curhat dari kami Rakyat melarat.
Terimakasih
---------------------------
Tulisan di atas adalah mengisahkan jeritan hati seorang TKW yang baru pulang dari Arab Saudi satu minggu yang lalu. Dan atas permintaan penulis, kami tidak mengekspos namanya.
Buat teman-teman TKI yang memiliki pengalaman yang sama boleh berbagi di kolom komen. Dan admin harapkan ada yang mau berbagi tips untuk menghadapi petugas bandara yang demikian. Bagaimanakah kita harus bersikap? Berani untuk menolak permintaan mereka, atau kita harus teriak-teriak jika mereka nekat hendak mengintimidasi atau melakukan pemaksaan terhadap kita?
Tolong share masukannya di kolom komen.
Salam santun dan semangat buat anak rantau di mana pun berada.
/ANS
Kiriman: Some One
Dear Admin yang terhormat;; Betapa hati tidak pernah mengerti Ada apa dengan orang2 di bumi pertiwi Indonesia;
Dan Tujuan ceritaku adalah Bandara Soeta di jakarta;
Kebanyakan calo2 dari mereka Sama seperti kami Sama2 mencari rezeqi; Untuk menghidupi Keluarga suami anak dan Istri;
Satu hall yang tak mampu di mengerti;
Mengapa mereka tidak pernah amanah Dengan pekerjaan yang di geluti;
Pada saat2 rentan seperti ini;tiadanya devisa yang melancong ke luar negri (hususnya timur tengah )harusnya membuat mereka mawas diri; agar para devisa yang pulang tanpa jemputan merasa nyaman di antarkan melalui Bus damri untuk tujuan para tki;
Aq mempunyai keponakan yang pulang hari senin dan itu seminggu yang lalu;Dia pulang berniat memberikan kejutan pada keluarga tersayang dengan tiada memberikan kabar. Namun sayang kejutan yang dia dapatkan di terminal 2 dan 3 di terimanya bukan alang kepalang;
Seluruh barang bawaan di geladah oleh oknum perpakaian sipil dan secara paksa celananya pun di gunting; dengan paksa biar mengaku kalau ada uang yang di sembunyikan lebih ironi lagi dia tidak langsung d pulangkan sehari ato 2 hari kemudian tapi baru di pulangkan ke daerah tujuan(cianjur) sabtu malam kemarin, jadi genap seminggu di bandara.
Admin yang terhormat,
Inikah balas budi mereka pada kami yang secara tidak sadar memberikan kehidupan pada mereka, sayang hanya sedikit yang perduli, ika seperti ini bukankah berita akan tersebar bahwa buruknya perlakuan membuat kami enggan menggunakan travel dan memilih jemputan. Sadarkah mereka jika kelakuannya mengurangi penghasilan dan Rizqi mereka sendiri;
Duhai admin yang terhormat, ini adalah sekelumit curhat dari kami Rakyat melarat.
Terimakasih
---------------------------
Tulisan di atas adalah mengisahkan jeritan hati seorang TKW yang baru pulang dari Arab Saudi satu minggu yang lalu. Dan atas permintaan penulis, kami tidak mengekspos namanya.
Buat teman-teman TKI yang memiliki pengalaman yang sama boleh berbagi di kolom komen. Dan admin harapkan ada yang mau berbagi tips untuk menghadapi petugas bandara yang demikian. Bagaimanakah kita harus bersikap? Berani untuk menolak permintaan mereka, atau kita harus teriak-teriak jika mereka nekat hendak mengintimidasi atau melakukan pemaksaan terhadap kita?
Tolong share masukannya di kolom komen.
Salam santun dan semangat buat anak rantau di mana pun berada.
/ANS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar