Anak yang meninggal dalam kandungan akan memberikan syafa'at kepada orang tuanya
Dalil-dalil yang menunjukkan bahwa anak yang meninggal akan memberikan syafa’at kepada kedua orang tuanya.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda,
والذي نفسي بيده إن السقط ليجر أمه بسرره إلى الجنة إذا احتسبته
Demi Dzat yang jiwaku berada di tangannya, sesungguhnya janin yang
keguguran akan membawa ibunya ke dalam surga dengan bersama ari-arinya
(سرره) apabila ibunya mengharap pahala dari Allah (dengan musibah
tersebut) [HR. Ibnu Majah no. 1690]**
** [hadist ini masih
diperselisihkan ulama mengenai keshahihahnya. Dishahihkan oleh Al-Albani
dalam Ahkaamul Janaa’iz, dihasankan oleh Al-Mundziri dalam At-Targhib
wat Tarhib 3/57. Di dhaifkan oleh An-Nawawi dalam Al-Khulashah 2/1066,
Al-‘Iraqi dalam Mugnil Asfaar 1/373 dan Al-Bushari dalam Mishbahuz
zujajah]
عن أبي موسى الأشعريِّ رضيَ اللهُ عنه أنَّ رسولَ اللهِ
صلَّى اللهُ عليه وسلم قال : (إِذَا ماتَ ولدُ العَبْدِ ، قالَ اللهُ
لمَلَائِكَتِهِ : قَبَضْتُمْ وَلَدَ عَبْدِي ؟ فَيَقُولُونَ : نَعَمْ .
فَيَقُولُ: قَبَضْتُم ثَمَرَةَ فُؤَادِهِ ؟ فَيَقُولُونَ : نَعَمْ .
فَيَقُولُ : مَاْذَا قالَ عَبْدِيْ ؟ فَيَقُولُونَ : حَمِدَكَ
وَاسْتَرْجَعَ . فَيَقُولُ اللّهُ : ابْنُوا لِعَبْدِيْ بَيْتًا فِيْ
الجَنَّةِ وَسَمُّوهُ بيتَ الحَمْدِ) رواه الترمذي
Dari Abu Musa
al-Asy’ari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila anak
seorang hamba meninggal dunia, maka Allah bertanya kepada malaikat,
‘Apakah kalian mencabut nyawa anak hamba-Ku?‘ Mereka menjawab, ‘Ya’.
Allah bertanya lagi, ‘Apakah kalian mencabut nyawa buah hatinya?‘ Mereka
menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apa yang diucapkan hamba-Ku?‘
Malaikat menjawab, ‘Dia memuji-Mu dan mengucapkan inna lillahi wa inna
ilaihi raajiun‘. Kemudian Allah berfirman, ‘Bangunkan untuk hamba-Ku
satu rumah di surga. Beri nama rumah itu dengan Baitul Hamdi (rumah
pujian)‘.” [HR. At-Tirmizi dan dishahihkan al-Albani dalam Silsilah
Alhadist Shahihah, no. 1408]
Dalam riwayat lain.
يقال لهم ادخلوا الجنة فيقولون حتى يدخل آباؤنا فيقال ادخلوا الجنة أنتم وآباؤكم
“Dikatakan kepada anak yang mati ini, ‘Masuklah ke dalam surga’.
Kemudian si anak mengatakan, ‘Tidak, sampai orang tuaku masuk surga’.
Kemudian disampaikan kepadannya, ‘Masuklah kalian ke dalam surga bersama
orang tua kalian’.”
[HR. Ahmad dalam Musnad-nya 28/174 dan
dinilai baik oleh Al-Arna’uth. Hadits ini dikuatkan oleh hadits-hadits
shahih lain yang semakna oleh Imam Muslim, An-Nasai dan yang lainnya.
Lihat Shahih at-Targhib wa at-Tarhib dan juga Fatawa Al-Azhar 8/104)]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar